Pasar Tanah Abang Jakarta

By | July 26, 2019
No ratings yet.

Jasa SEO – Pasar Tanah Abang atau Pasar Sabtu dibuat oleh Yustinus Vinck pada 30 Agustus 1735. Yustinus Vinck membangun Pasar Tanah Abang Pasar atas izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patramini. Izin yang diberi waktu itu untuk Pasar Tanah Abang ialah untuk berjualan tekstil dan barang kelontong serta cuma membuka tiap hari Sabtu. Oleh karenanya, pasar ini disebutkan Pasar Sabtu.

Sewa Mobil? Ketahui Keunggulan Mobil Avanza Dulu, Yuk!

Pasar ini dapat menandingi Pasar Senen (Welter Vreden) yang telah terlebih dulu maju. Pada tahun 1740 berlangsung Momen Chineezenmoord, pembantaian beberapa orang China, perusakan harta benda, terhitung Pasar Tanah Abang diporakporandakan serta dibakar. Pada tahun 1881, Pasar Tanah Abang kembali dibuat serta yang semula dibuka di hari Sabtu, ditambah hari Rabu, hingga Pasar Tanah Abang dibuka 2 kali satu minggu. Bangunan Pasar pada awalnya benar-benar simpel ,terbagi dalam dinding bambu serta papan dan atap rumbia dari 229 papan serta 139 petak bambu.

Pasar Tanah Abang terus alami perbaikan sampai akhir era ke-19 serta sisi lantainya mulai dikeraskan dengan fondasi laporkan. Pada tahun 1913, Pasar Tanah Abang kembali diperbaiki. Pada tahun 1926 pemerintah Batavia membuka Pasar Tanah Abang serta ditukar bangunan permanen berbentuk tiga los panjang dari tembok serta papan dan beratap genteng, dengan kantor pasarnya ada di atas bangunan pasar seperti kandang burung. Pelataran parkir di muka pasar jadi tempat parkir kuda-kuda penarik delman serta gerobak.

Disana ada kobakan air yang lumayan besar, serta di seberang jalan ada toko yang spesial jual dedak makanan kuda. Beberapa puluh mtr. dari toko dedak ada satu gang yang diketahui jadi Gang Madat, tempat lokalisasi beberapa pemadat. Pada jaman pendudukan Jepang, pasar ini hampir tidak berperan, serta jadi tempat beberapa gelandangan.

Pasar Tanah Abang makin berkembang sesudah dibuatnya Stasiun Tanah Abang. Dalam tempat itu mulai dibuat beberapa tempat seperti Masjid Al Makmur serta Klenteng Hok Tek Tjen Sien yang kedua-duanya seusia dengan Pasar Tanah Abang. (baca : Jasa SEO Jakarta Profesional, Murah: IDR 1 Jt / bulan) Pada tahun 1973, Pasar Tanah Abang diremajakan, ditukar dengan 4 bangunan berlantai empat, serta telah alami 2x kebakaran, pertama tanggal 30 Desember 1978, Blok A di lantai tiga serta ke-2 menerpa Blok B tanggal 13 Agustus 1979. Pada tahun 1975 tertera kiosnya ada 4.351 buah dengan 3.016 pedagang.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *