Candi Budha Kalibukbuk

By | December 27, 2018
No ratings yet.

Objek ini dengan administratif ada di lokasi Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng dengan ketinggian 2 mtr. diatas permukaan laut. Orbitasi objek ini berjarak 8 Km dari kota Singaraja mengarah barat lewat jalan penting Singaraja – Seririt hingga gampang diraih dengan kendaraan bermotor. Tidak hanya terdapat di jalan penting situs ini terdapat di lokasi wisata Lovina menjadi tempat wisata pantai yang telah miliki nama di kelompok wisatawan domistik ataupun mancanegara. Untuk dapat sampai ke objek ini kita belok ke kiri dari lokasi Lovina seputar 1 Km lewat jalan aspal ke arah Desa Kayu Putih Melaka. Luas situs ini seputar 4 Ha punya Anak Agung Sentanu berbentuk kebun kelapa.

Berdasar pada data arkeologis Agama Buddha telah berkembang di era VIII Masehi pada jaman Bali Kuno, termasuk juga di Bali Utara (Buleleng). Ditambah lagi Bali Utara adalah pintu masuk dampak budaya di luar baik Buddha ataupun Hindu. Perihal ini dibuktikan dengan diketemukan beberapa artefak Buddhis berbentuk stupika, materai tanah liat, arca perunggu, alat-alat upacara, serta kompleks percandian di situs Kalibukbuk.

Artikel Terkait : http://prediksibola.hol.es/wisata/pantai-lovina/

Penemuan situs kompleks percandian Buddhis di Kalibukbuk untuk tempat pemujaan Buddha, tunjukkan jika Agama Buddha telah berkembang di Bali Utara semenjak era VIII – XIV Masehi. Pada situs ini ada tiga buah candi, yakni candi induk berdenah oktagonal serta dua candi perwara yang denahnya berupa bujursangkar, yang fungsinya menjadi tempat sembahyang umat buddhis di Bali Utara pada saat lampau.

READ  Sea Circus Bali

Artikel Terkait : http://socialbookmark.hol.es/wisata/pura-luhur-batukaru/

Penemuan situs ini dengan diawali diketemukan stupika serta materai dari tanah liat di belakang satu hotel yakni Hotel Angsoka saat dikerjakan penggalian satu kolam renang pada tahun 1991 oleh masyarakat ditempat. Pada tahun 1994, diketemukan kembali benda yang sama di tegalan punya Anak Agung Sentanu saat dikerjakan penggalian sumur oleh masyarakat ditempat. Penemuan – penemuan itu membuat Balai Arkeologi Denpasar lakukan riset di situs Kalibukbuk dari tahun 1994 sampai tahun 2002. Sesudah studi ini dikerjakan diteruskan dengan studi tehnis arkeologi yang dikerjakan

Artikel Terkait : http://wiki.cancerregulome.org/bin/view/XWiki/SewaMobilBaliTerbaik

oleh BP3 Bali Lokasi Kerja Propinsi Bali, NTB, serta NTT pada tahun 2002. Pekerjaan penggalian (ekskavasi) pada situs ini diketemukan beberapa artefak berbentuk batubata berhias motif sulur-suluran, relief gajah serta ghana, yang disebut sisi dari candi, ikut diketemukan 100 buah stupika di sumuran candi perwara samping barat, serta dibagian bawah dari penemuan stupika ini ada formasi batu andesit. Sedang stupika yang diketemukan dibawah candi perwara samping timur keadaannya telah teraduk.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *